Kalau Artis ikut Pilpres 2014

29 11 2012

Kebetulan saya baca koran harian Kedaulatan Rakyat atau KR edisinya lupa karena ujudnya nggak lengkap saat nungguin giliran potong rambut. Disitu di kolom “Sungguh-sungguh terjadi” ada tulisan yang menarik, begini kira-kira tulisannya: “Sekarang ini artis-artis Indonesia getol terjun ke dunia politis karena merasa namanya sudah populer. Entah jadi bupati, gubernur, wakil bupati, wakil gubernur, walikota, wakil walikota, dst. Yang menarik jikalau ada artis yang memenangi pilpres 2014 nanti maka ketika jadi Presiden komposisi kabinetnya akan seperti ini:

  • Menteri Hukum dan HAM:  Kristin Hakim
  • Menteri Kelautan:  Tukul Arwana
  • Menteri Pertahanan: Meriam Belina
  • Menteri Dalam Negeri:  Parto Tegal
  • Menteri Kehutanan:  Tarzan
  • Menteri Pendidikan:  Ki Joko Bodo
  • Menteri Peranan Wanita:  Ayu Ting Ting (mewujudkan para wanita tetap ayu ting ting)
  • Menteri BUMN:  Yulia Perez  (supaya BUMN tidak diperes peres)
  • Menteri Pertanian:  Zaskia Shinta (supaya semakin banyak peternak itik)

 

Advertisements




Jogja Gangnam Style

5 10 2012

Setelah flash mob di Bundaran HI, kini muncul video parodi Gangnam Style yang berlokasi di Yogyakarta. Setidaknya ada beberapa titik lokasi yang dipakai untuk membuat klip tersebut: Benteng Vredeburg, Malioboro, Alun-Alun Utara, Alun-Alun Selatan, dan perempatan Kantor Pos (titik nol kilometer).

Jogja Gangnam style

Ini detil lirik:

Iki Jowo Style!
Ireumi.. moaseyo annyeong haseyo gomawoeyo
eotteoseyo masitge deuseyo bulan haeyo
mian heyo, usu osseo Iki opo too?? Apayo?!!
Yen meh sinau bahasa Korea ora popo
tapi yen mung nggo nggaya malah dadi nyusahno
Mungkin demam artis Korea remaja tekan dewasa
pengin nonton konser mereka

Aku wong Jowo
senajan raiso
koyo ngono (hey.. !)
nggaya ngono (hey.. !)
nanging ayo podho
njogo budoyo
ben ra gelo (hey!)
ben ra leno (terlena) (hey!)
Sopan.. ramah tamah.. lembut.. ora semrawutt.. wutt.. wuttt.. wuuutttt..
Iki Jowo Style!
Heeeei aku wong Jowo
Iki Jowo Style!

Dimulai soko lagu, filem hingga sinetron
rambut klambi Korea mungkin digandrungi cah nom
tapi santun berpakaian jangan dilupakan
ojo ngasi kebablasan.. .
Heladalah! yen nggo biasaan iso dadi masalah
iso dadi lemah akidah lali ngibadah
wis ayo cah kono kabeh podho ngaji sik
iku lewih becik
ndewe wong Jowo nduwe budhoyo..
toto kromo.. (hey!)
taat agomo.. (hey!)
Ayo podho-podho njogo budhoyo
ben ra gelo (hey!)
ben ra leno (Hey!)
Sopan, ramah tamah, lembut ora semrawutt.. wutt wutt wuttttt!
Iki Jowo Style! Jowo Style
Heeiiiiy.. aku wong Jowoo..
Asli Sragen kono.
Iki Jowo Style!

Untuk Download ke blok fadhiilrahman.net





Tak ada kata untuk menggambarkan sesuatu yang tak nyata

26 09 2012

Satu gambar nyata bisa  mewakili sejuta kata.  Apa benar ya? No comment.

Gambar from facebook mas omar

 





Angka Unik di Tahun 2011

14 10 2011

Teman saya yang tinggal di Belanda namanya Pak Chris Soebroto yang juga owner Indonesia-ok.com menulis di Facebook sebagai berikut:

Van iemand uit Indonesië: er zijn dit jaar verschillende mooie datumcombinaties met het getal 1: 1/1/11, 11/1/11, 1/11/11 en natuurlijk 11/11/11. Dit jaar heeft voor elk van ons ook een 111. Kijk maar: neem de laatste twee cijfers van je geboortejaar. Tel daar de leeftijd bij die je dit jaar bereikt en hopsakee! Het werkt alleen in 2011.
En er is meer: oktober 2011 heeft 5 zaterdagen, 5 zondagen en 5 maandagen. Dat schijnt maar eens in de 823 jaar voor te komen.

“Tahun ini akan ada 4 tanggal yang jarang ditemui dalam setahun yaitu 1/1/11, 11/1/11, 1/11/11, 11/11/11, bukan cuma itu , ambil dua angka terakhir tahun kita dilahirkan dan tambahkan dengan umur kita pada tahun ini, hasilnya adalah 111 untuk semua orang, Pada bulan Oktober akan ada 5 x hari minggu, 5 x hari senin dan 5 x hari sabtu, ini hanya akan terjadi 1 x setiap 823 tahun.”

Temuan Pak Chris diatas, telah saya cek dengan kalkulator dan kalendar, ternyata hasilnya benul (benar dan betul). Ya semoga angka 823 hanya sekedar  angka karena kalau dijumlahkan menjad 13 yang merupakan angka sial bagi sebagian orang yang percaya dengan klenik.  Tapi uniknya di negara-negara barat yang mengedepankan rasionalitas —  tidak ada kamar hotel disana yang bernomor 13. Umumnya setelah 11, 12, 14, dst.  -. Ya sumoggo believe it or not. Boleh believe, boleh it, boleh or,  boleh not.





Tidak bisa tertawa ..

13 10 2011

Akhir-akhir ini terus terang saya sulit bisa tertawa… menyaksikan kejadian-kejadian yang menimpa rakyat Indonesia. Proyek-proyek yang besar dibuat bancakan  para pejabat yang kong kang ling kong dengan para pengusaha.  Mulai dari pajak, olah raga, proyek transmigran, nasabah Bank, transportasi  dan lain sebagainya.  Kalau dihitung sulit kita membayangkan betapa banyaknya uang rakyat yang ditilep oleh para mafia dan super mafia.  Itilahnya Arswendo, para zombie- zombie.  Nggak besar nggak kecil ada kesempatan diembat juga.

Kalau para seniman menyatakan negeri bedebah –  saya tak tega menyatakan itu –  tapi  gimana tidak kita bisa menolak istilah itu lha uang yang seribuan, dua ribuan juga dirampok terus gimana?. Rakyat kecil yang hanya mampu mengisi pulsa 5ribu, 10ribu tanpa sepengetahuannya menerima sms-sms yang tidak dikehendakinya diam-diam dirampok juga. Mau mengadu malah dituduh balik.  Bener-2 keblinger. Kata orang negeri kita adalah negeri yang Gemah Ripah Loh Jinami – tapi dikuping saya kedengarannya “Gemar Nipu Bangssa Sendiri”.

Supaya kegemasan saya agak berkurang, saya mencoba menghibur diri dengan menonton  TV Timnas kita lawan Qatar yang selevel dibawah Arab Saudi yang sebelumnya bisa ditahan imbang nol nol. Bukan mustahil kali ini bisa mengalahkannya sehingga bisa mengurangi berita2 negatif …. Welah, keok juga…  sudah nggak pernah menang juru kunci lagi. So apa yang bisa membuat hati ini gembira dan bangga thd negeri ini? Apa yang bisa dibanggakan prestasi kita? Lebih runyam lagi kalau nonton JLC, acaranya bagus memberi pencerahan dan wawasan tapi para pelakunya yang menjadi sasaran topik  kelihatan secara kasat mata, munafik, bohong,  protektif, defensif, bebal, nggak merasa salah dengan segala  dalil2 hukumnya. Benar-benar negeri salah kaprah.





Serba-serbi

20 02 2011

Serbi-1

Selagi ngantar anak saya ke daerah Bantul dengan sepeda motor,  tiba-tiba saya disalip oleh truk pasir dengan tulisan besar di bak truknya yang bikin pikiran saya sedikit usil. Tulisannya seperti ini: ELING RASANE, LALI RUPANE.  Bahasa Indonesianya Ingat Rasanya Lupa Bentuknya. Nah kira-kira apa ya yang dimaksud dengan tulisan itu ya?

Serbi-2

Adakah pembaca yang tahu huruf O (bukan angka nol) dalam bahasa Arab? Kalau tidak tahu, saya kasih tahu. Jawabanya adalah Bin Laden. O=bin laden.

Kalau bahasa Arabnya  Saya Main Catur? Jawabnya adalah Anna Toli Karpov.

Kalau bahasa Jepangnya MARAH?  Jawabannya MATAMU SIWAL.

Kalau bahasa Jepangnya Sebelahku anjing…. Jawabannya KIWAKU ASU

Serbi-3

Saat saya mau menjemput anak saya sekolah, melintas Mobil Sedan DISHUB (Dinas Perhubungan) dengan tulisan besar di bodi mobil kayaknya sebagai simbol atau motto DISHUB:  KESELAMATAN BUKAN SUATU KEBETULAN. Kalau kita buat padanan kata yang lain sepertinya aneh sekali, coba simak padanan kata tersebut.  KESELAMATAN YA SUATU KESALAHAN.

Anda setuju?





Kelalen – Kelupaan

20 02 2011

Wella , selama tahun 2011 ini, saya belum sempat ngungak or nengok website saya ini, apalagi posting lelucon baru – karena sedang sulit ketawa, disibukkan nyari uwik lha kok uwiknya ulit banget. Boro-boro tertawa, mau ketawa aja susah, apalagi membuat ketawa orang. Saya teringat ahli psykologi, Abraham Maslow, kalau orang disibukkan basic needs, pemikirannya nggak bisa berkembang.  Ide kreatif nggak muncul, malahan bisa terbawa ke negative thinking.  Untungnya semua ini saya sikapi dengan positif, dan selalu bersyukur kepada  Tuhan apapun kondisinya. Karena rezeki tidak musti uang. Sehat ya rezeki, pikiran tenang ya rezeki, anak senang ya rezeki, banyak teman ya rezeki, dll. Sedangkan uang atau duit artinya doa-usaha-iklas-tawakal artinya meskipun duitnya dikit kalau mencarinya dengan doa, usaha, iklas dan tawakal akan sangat berarti sekali dan memberi berkah. Memang uang bukan se-gala-2nya tapi segalanya memang perlu uang. Benul – Benar dan Betul, tapi saya tak habis pikir dengan para koruptor yang bisa dengan mudahnya memperoleh ber-milyar3 rupiah dengan gampangnya dengan segala tipu muslihatnya. Sementara rakyat kecil harus tulangnya dibanting, keringatnya diperas, untuk sekedar mencari sesuap nasi yang tak lebih dari beberaoa lembar ribuan rupiah.  Bagi koruptor yang kebanyakan penjabat,  mungkin punya motto: “Think Smart selagi Menjabat Don’t care about Rakyat apalagi Akherat”.  Kalau berurusan dengan hukum toh orang pada tahu KUHP =” Kirim Uang Hapus Perkara”. Sementara pembelanya punya motto: Maju Tak Gentar Membela yang Bayar. Lha Hakimnya?  oooo mudah… Hanya ada Uang Kalau ingin Menang. Perkara Jaksa … diaJak kalau nggak mau dipakSa.  Jadi kloplah… dengan banyak uang hasil korupsi gampang saja ngepyur sana ngepyur sini untuk membungkam pidananya. Para koruptor akan terus sulit diberantas, mereka punya kitab suci sebagai pegangan teori berkorupsinya. Judul bukunya adalah “Bagaimana meningkatkan cara berkorupsi secara effektif dan Efisien”. Apalagi didukung budaya birokrasi “kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah” wah wah kalau sudah begini, ya ladang korupsi masih tinggi. Kalau sampai level Mafia….. welah sulit sulit dan sulit… karena Mafia artinya manusia fikiran aneh…. Nah siapa yang bisa berantas orang2 aneh ini sementara yang mberantas juga punya fikiran aneh juga….. Wah… wah saya cuma level rakyat jelatas… nggak sampai ke fikiran yang aneh.. Saya cuma berusaha dapat uang banyak yang halal. Mudah-2an Tuhan selalu membimbigku  dan teman2q di jalan yang diridloiNya. Salam tetap tertawa. Thanks.